PENGUNGKAPAN RISIKO

Bahasa resmi perusahaan adalah bahasa Indonesia. Informasi yang diterjemahkan ke dalam bahasa lain selain bahasa Indonesia adalah untuk tujuan informasi saja dan tidak memiliki kekuatan hukum, Perusahaan tidak bertanggung jawab atas keakuratan informasi yang diberikan dalam bahasa lain.

PENGUNGKAPAN RISIKO UNTUK PERDAGANGAN

Peringatan singkat ini, sebagai tambahan dari Ketentuan Bisnis yang umum, tidak dimaksudkan untuk menyebutkan semua risiko dan aspek penting lainnya dari perdagangan alternatif dan derivatif. Mempertimbangkan risikonya, Anda tidak boleh menyelesaikan transaksi produk yang termasuk disebutkan di atas jika Anda tidak mengetahui sifat kontrak yang akan Anda buat, aspek hukum dari hubungan tersebut dalam konteks kontrak tersebut, atau tingkat paparan Anda terhadap risiko yang timbul. Perdagangan dengan mata uang asing dan turunannya terhubung dengan tingkat risiko yang cukup tinggi, oleh karena itu perdagangan ini tidak cocok untuk beberapa banyak orang. Anda secara mandiri harus mengevaluasi secara menyeluruh sejauh mana perdagangan tersebut cocok untuk Anda, dengan pertimbangan pengalaman, tujuan, sumber daya keuangan, dan faktor penting lainnya yang dapat mempengaruhi perdagangan tersebut.

  1. PERDAGANGAN ALTERNATIF DAN DERIVATIF
    • Perdagangan dengan leverage berarti bahwa potensi keuntungan diperbesar – Hal ini juga berarti bahwa kerugian yang timbul semakin besar. Semakin rendah persyaratan margin maka akan semakin tinggi risiko potensi kerugian jika pasar bergerak berlawanan dengan transaksi Anda. Terkadang margin yang dibutuhkan bisa sebesar 0,5%. Ketahuilah bahwa saat berdagang menggunakan margin, kerugian Anda dapat melebihi jumlah yang disetorkan Anda dan dapat menimbulkan kehilangan uang lebih banyak daripada modal yang Anda investasikan pada awalnya. Jumlah margin awal mungkin tampak kecil dibandingkan dengan nilai kontrak mata uang asing atau derivatif yang diperdagangkan, hal ini dikarenakan efek “leverage” atau “gearing” yang digunakan di dalamnya, selama perdagangan. Pergerakan pasar yang relatif tidak dapat dipertimbangkan akan memiliki dampak yang meningkat secara proporsional pada jumlah yang disetorkan, atau dimaksudkan untuk disetorkan oleh Anda. Keadaan ini dapat bergerak serah, atau berbalik dengan posisi yang Anda miliki. Saat pasar bergerak searah dengan posisi Anda, Anda mungkin mengalami keuntungan sejauh margin awal, dan jumlah keuntungan tambahan tersebut tersimpan di Perusahaan. Jika pasar mulai bergerak ke arah yang berlawanan dari posisi Anda, dan/atau jumlah margin yang diperlukan meningkat, maka Perusahaan mungkin meminta Anda untuk segera menambahkan sejumlah uang tambahan untuk mendukung posisi tersebut dalam jangka waktu yang disampaikan oleh Perusahaan. Kegagalan untuk memenuhi persyaratan untuk menyetor sejumlah uang tambahan dapat mengakibatkan penutupan posisi Anda oleh Perusahaan, dan Anda akan bertanggung jawab atas kerugian atau kekurangan dana yang terhubung dengannya.
    • Transaksi dan Strategi yang dapat mengurangi risiko – Penempatan order tertentu (misalnya, order “stop-loss”, jika ini diizinkan oleh undang-undang setempat, atau order “stop-limit”), yang membatasi jumlah maksimum kerugian, dapat berubah menjadi tidak efisien jika situasi pasar membuat eksekusi order tersebut menjadi tidak mungkin (misalnya, setelah jam perdagangan pasar ditutup). Strategi apa pun yang menggunakan kombinasi posisi, misalnya, “spread” dan “straddle” mungkin tidak kalah berisiko daripada yang terhubung dengan posisi “long” dan “short” yang umum.
  2. RISIKO TAMBAHAN KHUSUS UNTUK TRANSAKSI DENGAN MATA UANG ASING DAN DERIVATIF
    • Ketentuan untuk memulai transaksi – Anda memperoleh informasi rinci yang berhubungan dengan transaksi yang akan diambil tentang kondisi untuk masuk ke dalam kontrak, dan kewajiban apapun yang terhubung dengannya (misalnya, tentang keadaan, di mana kewajiban Anda bertambah untuk melaksanakan atau menerima pengiriman aset apapun dalam kerangka kontrak berjangka, atau, dalam kasus opsi, informasi tentang tanggal kadaluarsa dan keterbatasan waktu untuk pilihan mengeksekusi). Dalam beberapa situasi, bursa saham atau kliring dapat mengubah persyaratan kontrak yang belum diselesaikan, untuk mencerminkan perubahan dalam masing-masing pasar.
    • Penangguhan atau pembatasan perdagangan. Korelasi harga – Situasi pasar tertentu (misalnya, likuiditas) dan / atau aturan operasi beberapa pasar (misalnya, penangguhan perdagangan sehubungan dengan kontrak atau bulan kontrak, karena kelebihan dalam batas perubahan harga) dapat meningkatkan risiko kerugian, karena dalam melaksanakan transaksi atau posisi hedging / netting menjadi sulit atau bahkan tidak mungkin. Kerugian bisa meningkat, jika Anda memutuskan untuk mengakhiri transaksi. Interkoneksi yang beralasan tidak selalu ada antara harga aset dan aset derivatif. Tidak adanya harga patokan untuk suatu aset dapat membuat estimasi (nilai wajar) menjadi sulit.
    • Dana yang disetorkan – Anda harus membiasakan diri dengan batas Keamanan deposit Anda dalam bentuk uang tunai atau aset lainnya, ketika menjalankan transaksi baik di dalam negeri maupun di luar negeri, terutama jika berurusan dengan kepailitan atau kebangkrutan dari perusahaan bisa menjadi masalah. Sejauh mana Anda mendapat kembali dana yang telah disetorkan atau aset lainnya yang telah diatur oleh undang-undang negara setempat dimana perusahaan melakukan kegiatan.
    • Biaya komisi dan biaya lainnya – Sebelum berpartisipasi dalam perdagangan apa pun, Anda harus mendapatkan detail yang jelas tentang semua biaya komisi, remunerasi, dan biaya lain yang harus Anda bayarkan. Pengeluaran ini akan mempengaruhi hasil keuangan bersih Anda (untung atau rugi).
    • Transaksi di bursa lain – Pelaksanaan transaksi di bursa lain, termasuk bursa yang secara resmi terhubung dengan pasar internal Anda dapat mengakibatkan risiko tambahan bagi Anda. Regulasi pasar yang disebutkan di atas mungkin berbeda dari Anda dalam tingkat perlindungan investor (termasuk tingkat perlindungan yang lebih rendah). Otoritas pengatur perdagangan Anda tidak dapat memastikan kewajiban terhadap aturan yang ditentukan oleh otoritas pengatur atau pasar di bursa lain tempat Anda melakukan transaksi.
    • Risiko mata uang – Keuntungan dan kerugian transaksi dengan kontrak yang didenominasi ulang dalam mata uang asing yang berbeda dari mata uang akun Anda dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar ketika dikonversi dari mata uang kontrak ke mata uang akun.
    • Risiko likuiditas – Risiko likuiditas memengaruhi kemampuan Anda untuk berdagang. Ini adalah risiko bahwa Kontrak derivatif atau aset Anda tidak dapat diperdagangkan pada saat Anda ingin berdagang (untuk mencegah timbulnya kerugian, atau untuk menghasilkan keuntungan). Selain itu, margin yang perlu Anda pertahankan sebagai deposit dengan penyedia Kontrak derivatif dihitung ulang setiap hari sesuai dengan perubahan nilai aset dasar kotrak yang Anda pegang. Jika perhitungan ulang (revaluasi) ini menghasilkan penurunan nilai dibandingkan dengan penilaian pada hari sebelumnya, Anda akan diminta untuk membayar tunai kepada perusahaan sesegera mungkin untuk mengembalikan posisi margin dan untuk menutupi kerugian yang ditimbulkan. Jika Anda tidak dapat melakukan pembayaran, maka perusahaan dapat menutup posisi Anda terlepas dari Anda setuju atau tidak dengan tindakan ini. Anda harus menutup kerugian yang ditimbulkan, bahkan jika harga aset dasar kemudian pulih. Ada penyedia kontrak yang melikuidasi semua posisi Anda jika Anda tidak memiliki margin yang diperlukan, bahkan jika salah satu posisi tersebut menunjukkan keuntungan bagi Anda pada tahap itu. Untuk menjaga posisi Anda tetap terbuka, Anda mungkin harus setuju untuk mengizinkan penyedia kontrak mengambil pembayaran tambahan, atas kebijakan mereka sendiri, bila diperlukan untuk memenuhi margin call yang relevan. Dalam pasar yang bergerak cepat dan bergejolak.
    • “Stop loss” limits – Untuk membatasi kerugian, banyak penyedia kontrak menawarkan Anda kesempatan untuk memilih batas ‘stop loss’. Ini secara otomatis menutup posisi Anda ketika mencapai batas kerugian sesuai dengan harga pilihan Anda. Ada beberapa keadaan di mana batas ‘stop loss’ tidak efektif misalnya, di mana ada pergerakan harga yang cepat, atau penutupan pasar. Batas stop loss tidak selalu dapat melindungi Anda dari kerugian.
    • Execution risk – Risiko eksekusi dikaitkan dengan fakta bahwa perdagangan mungkin tidak terjadi segera. Misalnya, mungkin ada jeda waktu antara saat Anda menempatkan order dan saat order dieksekusi. Pada periode ini, pasar mungkin telah bergerak melawan Anda. Artinya, order Anda tidak dieksekusi pada harga yang Anda harapkan. Beberapa penyedia kontrak memungkinkan Anda untuk berdagang bahkan ketika pasar ditutup. Ketahuilah bahwa harga untuk perdagangan ini dapat sangat berbeda dari harga penutupan aset yang mendasarinya. Dalam banyak kasus, spread bisa lebih luas daripada ketika pasar terbuka.
    • Counterparty risk – Counterparty risk adalah risiko bahwa penyedia yang menerbitkan kontrak (yaitu rekanan Anda) gagal bayar dan tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Jika dana Anda tidak dipisahkan dengan benar dari dana penyedia kontrak, dan penyedia kontrak menghadapi kesulitan keuangan, maka ada risiko bahwa Anda mungkin tidak menerima kembali uang Anda.
    • Sistem Perdagangan – Kebanyakan dari biasanya “suara” dan sistem perdagangan elektronik menggunakan perangkat komputer untuk mengirimkan perintah, menyeimbangkan operasi, mendaftar dan proses kliring transaksi. Seperti perangkat elektronik dan system lainnya, ini merupakan subjek gangguan sementara dan dapat merusak operasi. Dapat menjadi kesempatan bagi Anda untuk penggantian kerugian dan mungkin tergantung pada batas-batas kewajiban yang telah ditentukan oleh penyedia sistem perdagangan, pasar, tempat transaksi dan / atau perusahaan tempat anda melangsungkan transaksi. Batasan tersebut dapat bervariasi; perlu bagi Anda untuk mendapatkan informasi rinci dari perusahaan tempat anda bertransaksi mengenai hal ini.
    • Electronic trading – Perdagangan yang dieksekusi menggunakan Jaringan Komunikasi Elektronik apa pun mungkin berbeda tidak hanya dari perdagangan di pasar yang biasa, tetapi juga dari perdagangan di mana sistem perdagangan elektronik lainnya juga digunakan. Jika Anda melakukan transaksi apa pun di Jaringan Komunikasi Elektronik, Anda berkewajiban menanggung risiko khusus untuk sistem tersebut, termasuk risiko kegagalan dalam pengoperasian perangkat keras atau perangkat lunak. Kegagalan sistem dapat mengakibatkan hal-hal berikut: Pesanan Anda tidak dapat dilakukan sesuai dengan instruksi; order tidak dapat dieksekusi sama sekali; mungkin tidak memungkinan untuk terus menerima informasi tentang posisi Anda, atau untuk memenuhi persyaratan margin.
    • Over-the-counter Operation – Dalam sejumlah yurisdiksi, perusahaan diperbolehkan untuk melaksanakan operasi over-the-counter. Perusahaan tempat Anda bertransaksi bisa bertindak sebagai rekanan untuk operasi tersebut. Fitur khusus dari operasi tersebut terletak pada kompleksitas atau ketidakmungkinan menutup posisi, memperkirakan nilai-nilai, atau menentukan harga wajar atau eksposur risiko. Untuk alasan tersebut, operasi ini dapat dihubungkan dengan peningkatan risiko. Peraturan yang mengatur operasi over-the-counter mungkin kurang ketat atau menyediakan mode regulasi tertentu. Anda harus membiasakan diri dengan aturan dan risiko yang terhubung dengannya, sebelum mengeksekusi operasi tersebut.

Informasi mengenai kontrak perdagangan diatur dalam ketentuan perdagangan (trading rules) pada setiap aset yang akan anda perdagangkan yang akan disampaikan selanjutnya pada saat Anda melakukan pembukaan rekening perdagangan Live.