Selow Mister Trump, The Fed Sepertinya Dengar Suara Anda Kok

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump adalah sosok yang penuh kontroversi. Di panggung politik, Trump kerap kali ‘mencari lawan’ dengan melancarkan kritik bahkan ancaman kepada orang-orang yang tidak disukainya. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un pernah menjadi korban bullying Trump. Saat hubungan Washington-Pyongyang memanas, Trump bahkan menjuluki Kim sebagai pria roket kecil (little rocket man). Namun…

Details

Sedih, Rupiah ‘Dikeroyok’ Habis-habisan oleh Yen Sampai Peso

Hari ini patut dilupakan oleh rupiah. Mata uang Tanah Air benar-benar terpojok, ‘dikeroyok’ oleh dolar Amerika Serikat (AS) dan seluruh mata uang utama Asia. Pada Selasa (20/8/2019) pukul 13:35 WIB, US$ 1 dihargai Rp 14.265 di perdagangan pasar spot. Rupiah melemah 0,25% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya. Rupiah memang tidak sendiri, berbagai mata uang…

Details

Harga Minyak Brent & WTI Berlawanan Arah, Kenapa?

Harga minyak mentah dunia bergerak dua arah pada pagi hari ini. Adanya sentimen positif dan negatif membuat harga minyak masih sangat fluktuatif. Pada perdagangan hari Rabu (21/8/2019) pukul 09:30 WIB, harga minyak Brent kontrak pengiriman Oktober menguat 0,13% ke level US$ 60,11/barel. Sementara harga minyak light sweet (West Texas Intermediate/WTI) terkoreksi 0,23% ke posisi US$…

Details

Duh! Ada Apa dengan Harga Emas, Pagi Hari Kok Labil?

Setelah sempat menguat, pergerakan harga emas masih terbatas dengan kecenderungan melemah. Sejumlah agenda yang akan berlangsung pekan ini membuat pelaku pasar belum agresif dalam mengambil keputusan investasi. Pada perdagangan hari Rabu (21/8/2019) pukul 08:30 WIB, harga emas kontrak pengiriman Desember di bursa New York Commodities Exchange (COMEX) stagnan di posisi US$ 1.515,7/troy ounce (Rp 682.308/gram).…

Details

USD Datar Jelang Rilis Risalah The Fed, Yuan Sedikit Melemah

    Indeks dolar AS yang melacak greenback terhadap sejumlah mata uang lainnya tidak berubah pada 98.072 pukul 11.37 WIB. Semua perhatian akan tertuju ke Federal Reserve minggu ini dengan para trader juga menunggu wawasan baru tentang bagaimana bank sentral tersebut merespons kekhawatiran resesi yang berkembang setelah yield Treasury AS terbalik minggu lalu. The Fed…

Details

Bank Sentral Global Siap Cegah Resesi, Yen Melemah Lagi

Mata uang yen Jepang mencatat pelemahan dalam 3 hari beruntun pada perdagangan Senin kemarin (19/8/19). Situasi pasar finansial yang kondusif bahkan “ceria” membuat yen tidak seksi lagi di mata investor. Yen merupakan aset aman atau safe haven yang akan menjadi incaran jika terjadi gejolak di pasar finansial maupun saat terjadi situasi yang menimbulkan ketidakpastian di…

Details

Dibayangi Pelemahan Permintaan, Harga Minyak Terkoreksi

Setelah sempat melonjak lebih dari 2%, harga minyak mentah dunia kembali terkoreksi pada pagi hari ini. Bayang-bayang pelemahan permintaan minyak dunia masih menjadi faktor yang memberi beban pada harga si emas hitam. Pada perdagangan hari Selasa (20/8/2019) pukul 09:30 WIB, harga minyak Brent kontrak pengiriman Oktober melemah 0,1% ke level US$ 59,68/barel. Sementara harga minyak…

Details

Harga Emas Antam & Dunia Kompak Anjlok, Berlanjut Hari Ini?

Awal pekan ini tampaknya bukan hari baik bagi emas. Harga emas global dan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kompak turun karena sentimen negatif perang dagang dan resesi ekonomi Amerika Serikat (AS) seolah-olah lenyap dari pasar. Harga emas dunia, secara teknikal sudah turun di bawah US$ 1.508/troy ounce yang menjadi level support. Level ini bisa…

Details

Emas Bergerak ke Dua Arah, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya

Pergerakan harga emas dunia masih dua arah pada pagi hari ini. Meredanya isu resesi menjadi salah satu faktor yang membuat risk appetite pelaku pasar meningkat. Namun peluang untuk penurunan suku bunga acuan Bank Sentral AS yang lebih agresif bisa memberi fondasi bagi harga si logam mulia. Pada perdagangan hari Selasa (20/8/2019) pukul 09:00 WIB, harga emas kontrak pengiriman…

Details

Siap-Siap, Resesi Terjadi Tahun 2020 atau 2021

Sebagian besar ekonom dunia percaya resesi akan terjadi. Namun, tidak dalam waktu dekat. Hal ini terlihat dari hasil survei Asosiasi Nasional untuk Ekonom Bisnis (NABE) yang dirilis pada hari Senin (19/8/29). Mayoritas ekonom memproyeksikan resesi kemungkinan besar akan terjadi 2020 atau 2021. “Sekarang hanya ada 2% dari 226 responden yang memproyeksikan resesi terjadi tahun ini,…

Details