Dolar Australia Kembali Jadi “Korban” Virus Corona

Nilai tukar dolar Australia melemah tipis melawan rupiah pada perdagangan Kamis (30/1/2020), meski demikian masih berada di dekat level terlemah sejak Agustus 2013. Pada pukul 11:15 WIB, AU$ 1 setara Rp 9.191,91, dolar Australia melemah 0,06% di pasar spot, melansir data Refinitiv. Level terendah sejak Agustus 2013 Rp 9.179,45/AU$ disentuh pada Rabu kemarin. Rupiah yang…

Details

Yen Jepang Bergerak Tenang meski Kegelisahan Seputar Virus Meningkat

Yen Jepang tak banyak bergerak terhadap dolar AS pada hari Rabu (29/01) di Asia kendati meningkatnya kekhawatiran seputar virus korona Cina yang telah banyak memakan korban jiwa. Pasangan USD/JPY terakhir diperdagangkan naik 0,02% di 109,14 pada pukul 12:30 ET (04:30 GMT). Jumlah kasus virus korona yang dikonfirmasi di Cina terus bertambah dan telah melampaui jumlah…

Details

Kejutan Fed? Pantau Pernyataan Kebijakan Terkait Inflasi

Di permukaan, pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve minggu ini kemungkinan akan menghasilkan sedikit menyediakan informasi baru. The Fed akan mempertahankan suku bunga utamanya stabil dan membuat beberapa perubahan dalam pernyataan rapat kebijakan yang menjelaskan alasan untuk mempertahankan suku bunga tetap. Meski begitu, ada beberapa risiko potensial yang tidak dapat diabaikan oleh pelaku pasar. Salah satu…

Details

Dipicu Corona,Yakin Harga Emas Bisa di Atas US$ 1.600/oz?

Pasar finansial global dikejutkan dengan penyebaran virus corona sejak pekan lalu. Virus corona merupakan keluarga besar virus yang biasanya menginfeksi hewan, namun lambat laun dapat berevolusi dan menyebar ke manusia. Virus yang berasal dari kota Wuhan China ini sudah menewaskan 106 dan telah menjangkiti 4.515 orang di negeri Tiongkok, sebagaimana dilansir CNBC International per Selasa…

Details

Setelah Anjlok 9% Lebih, Akhirnya Harga Minyak Naik

Setelah terus-terusan terkoreksi, akhirnya harga minyak mentah bergerak naik. Namun pasar masih terus mewaspadai penyebaran virus Corona penyebab pneumonia yang berpotensi mengganggu permintaan minyak. Data Refinitiv menunjukkan harga minyak kontrak futures bergerak naik lebih dari 0,7% pada Rabu (29/1/2020) pukul 08:25 WIB. Brent menguat 0,79% ke level US$ 59,97/barel sementara minyak WTI naik lebih tinggi…

Details

Jiahh…Harga Emas Antam Terhempas hingga Rp 722.000/gram

Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 3.000 (0,41%) menjadi Rp 722.000 per gram pada perdagangan Rabu ini (29/1/2020), dari Rp 725.000/gram kemarin. Koreksi yang terjadi membuat harga emas Antam itu meninggalkan posisi tinggi dan mematahkan tren panjang penguatan yang relatif terjadi sejak pertengahan Januari. Penurunan diwarnai sentimen positif dunia…

Details

Tertolong Inflasi, Dolar Australia Lepas dari Tekanan Corona

Nilai tukar dolar Australia menguat melawan rupiah pada perdagangan Rabu (29/1/2020), meski masih belum jauh dari level terlemah sejak Agustus 2013. Pada pukul 10:20 WIB, AU$ 1 setara dengan Rp 9.222,1, dolar Australia menguat 0,06% di pasar spot melansir data Refinitiv. Data inflasi yang menunjukkan pertumbuhan di kuartal IV-2019 membantu dolar Australia bangkit pada hari…

Details

Menuju Level $1.600, Penguatan Harga Emas Makin Tak Terbendung

Faktor kekhawatiran yang menyebar di seluruh pasar memberikan dorongan tenaga bagi emas. Harga emas naik mendekati tingkat tertinggi baru 7 tahun akibat kekhawatiran penyebaran virus korona mendorong investor beralih ke aset safe haven, akibat anjloknya pasar saham global. Baik emas spot dan berjangka menembus level kunci resisten $1.580 per ons pada Selasa (28/01) pagi sebelum…

Details

Yuan Makin Rentan, Yen Kian Perkasa, Pasar Tinjau Dampak Virus Korona

Yuan makin melemah pada perdagangan luar negeri di hari Selasa (28/01) akibat meningkatnya kecemasan tentang dampak ekonomi dari virus korona yang mematikan di Cina dan telah menghancurkan aset-aset berisiko. Menurut laporan yang dilansir Reuters Selasa (28/01) pagi yen Jepang, dianggap sebagai tempat berlindung yang aman, bergerak mendekati level tertinggi tiga minggu terhadap dolar dengan para…

Details

Diteror Virus Corona, Selangkah Lagi Emas ke Level US$ 1.600

Harga emas dunia melesat hampir 1% pada perdagangan awal pekan ini ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir. Harga logam mulia ini meningkat karena khawatir virus corona dapat berdampak pada ekonomi global yang mendorong investor beralih ke instrumen safe havens. Di pasar spot, harga emas naik 0,8% menjadi $ 1,582,41/troy ounce (Oz) per ounce, setelah sebelumnya…

Details

106 Tewas karena Virus Corona, Harga Minyak Makin Ambles

Harga minyak mentah kontrak semakin tertekan karena korban virus corona yang terus berjatuhan. Jika terus menerus terjadi dan meluas, apa yang dikhawatirkan pelaku pasar adalah dapat mengganggu permintaan minyak. Selasa (28/1/2020), harga minyak mentah kontrak turun lebih dari 0,4% dibanding posisi penutupan kemarin. Brent melemah 0,47% ke level US$ 59,04/barel. Sementara minyak mentah kontrak acuan…

Details

Awas Virus Corona! Harga Emas Melesat, Emas Antam Ikutan?

Kian banyaknya korban dari virus corona membuat pelaku pasar cemas dan keluar dari aset-aset berisiko. Ini membuat harga emas dunia pun melesat naik saat perdagangan Senin kemarin (27/1/2020) dibuka. Kekhawatiran pelaku pasar ini membuat bursa saham Asia berguguran, dan aset-aset aman (safe haven) seperti emas langsung menguat. Pada pukul 14:16 WIB Senin kemarin, emas diperdagangkan di level…

Details