Awali November, Indeks Shanghai & Hang Seng Dibuka Menguat

Jakarta, CNBC Indonesia – Mengawali bulan November, indeks Shanghai dan Hang Seng dibuka menguat masing-masing sebesar 0,55% dan 1%. Optimisme investor untuk berburu saham di China dan Hong Kong nampak belum terbendung. Lemahnya aktivitas manufaktur di China sejauh ini belum terlalu dipusingkan investor. Kemarin (31/10/2018), Manufacturing PMI periode Oktober 2018 versi pemerintah China diumumkan di level…

Details

Wall Street Ditutup Menguat, picu potensi penguatan IHSG

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan menguat pada perdagangan hari ini setelah kemarin ditutup menguat. Sentimen eksternal menjadi faktor penguatnya. MNC Sekuritas menilai setelah Dow Jones ditutup menguat pada perdagangan hari kemarin, bursa Asia dibuka menguat sehingga tren ini diprediksi akan menjalari bursa saham dalam negeri. Selain itu, harga minyak…

Details

Tambang China Kena Inspeksi, Harga Batu Bara Rebound

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga batu bara Newcastle kontrak naik 0,23% ke level US$ 109,75/Metrik Ton (MT) pada penutupan perdagangan hari Rabu (25/10/2018). Dengan pergerakan itu, harga si batu hitam mampu rebound setelah sebelumnya tergelincir hingga keluar dari level psikologis US$110/MT. Inspeksi lingkungan di sejumlah tambang batu bara di China menjadi energi positif bagi pergerakan harga batu bara kemarin.…

Details

Investor Lepas Saham, Bursa Hong Kong dan Shanghai Berguguran

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Hong Kong dan Shanghai anjlok pada penutupan tengah hari, Kamis (25/10/2018) mengikuti bursa Asia lainnya yang terpengaruh sentimen aksi jual besar-besaran di Wall Street. Indeks Hang Seng anjlok 1,80% (455,18 poin) menjadi 24.794,60 pada jeda siang. Indeks komposit Shanghai merosot 1,42% (37,09 poin) menjadi 2.566,21, seperti dikutip dari AFP. Ketakutan…

Details

Rupiah Dilepas, Investor Cari Dolar AS, Yen, Franc, dan Emas

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah hingga siang ini. Setelah sempat mendem, dolar AS memang kembali perkasa di Asia sehingga memakan banyak korban termasuk rupiah. Pada Kamis (25/10/2018) pukul 12:31 WIB, US$ 1 dihargai Rp 15.200 di perdagangan pasar spot. Rupiah melemah 0,03% dibandingkan posisi penutupan perdagangan…

Details

Harga Emas menguat tajam, Paladium Sentuh Rekor tertinggi

Liputan6.com, Jakarta – Harga emas naik 1 persen pada perdagangan Selasa ke level tertinggi dalam tiga bulan. Pendorong kenaikan harga emas adalah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan kejatuhan pasar saham. Paladium melonjak ke rekor tertinggi dan membawa logam mulia tersebut memperlebar jarak dengan harga emas setelah terjadi lonjakan permintaan dari sektor otomotif di China.…

Details

Indeks Shanghai Dibuka Flat, Hang Seng Naik 0,22%

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Shanghai dibuka flat di level 2.594,75, sementara indeks Hang Seng menguat 0,22% ke level 25.401,17. Sentimen positif bagi bursa saham Hong Kong bisa jadi datang dari tingginya angka inflasi. Pada bulan September, inflasi Hong Kong tercatat sebesar 2,7% YoY, jauh melampaui capaian bulan Agustus yang sebesar 2,3% YoY. Tingginya angka…

Details

Pelemahan Bursa Saham Seret Harga Minyak Turun

Jakarta, CNN Indonesia — Harga minyak mentah dunia merosot lima persen pada perdagangan Selasa (23/10), waktu Amerika Serikat (AS). Pelemahan dipicu oleh aksi jual di pasar saham global yang meningkatkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan permintaan. Penurunan harga minyak juga terjadi setelah Arab Saudi menyatakan dapat menambah produksi minyak dengan cepat jika diperlukan. Hal ini meredakan kekhawatiran terhadap risiko…

Details

Kinerja Emiten Mengecewakan, Wall Street pun ditutup melemah

Jakarta, CNBC Indonesia – Saham-saham Wall Street berguguran pada perdagangan hari Selasa (23/10/2018) setelah kinerja keuangan Caterpilar dan 3M mengecewakan investor. Namun, pasar mampu bangkit kembali karena investor mengalihkan perhatiannya ke McDonald’s dan Procter & Gamble. Dow Jones Industrial Average ditutup berkurang 125,98 poin atau 0,5% menjadi 25.191,43 sementara S&P 500 jatuh 0,55% ke 2.740,69.…

Details

Bursa Jepang Mulai Pulih dari Aksi Jual

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Jepang dibuka menguat pada perdagangan hari Rabu (24/10/2018) karena para investor mulai memburu saham-saham yang sudah murah setelah aksi jual yang terjadi sehari sebelumnya akibat sentimen negatif risiko geopolitik. Indeks acuan Nikkei 225 melompat 0,77% ke posisi 22.179,46 dan indeks Topix naik 0,69% ke posisi 1.662,04 di awal perdagangan,…

Details