Damai dengan China, AS Siap ‘Perang’ Lawan India!

Pasar keuangan Indonesia berakhir variatif pada perdagangan kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah, sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil menguat. Kemarin, IHSG finis dengan koreksi 0,73%. Ini saja sudah lumayan, karena sebelumnya IHSG sempat anjlok di kisaran 1%. Sedangkan rupiah menutup perdagangan pasar spot dengan apresiasi 0,07% di hadapan greenback.…

Details

China Pangkas Target Pertumbuhan Picu Dolar AS Stabil & Yuan Mundur

Imbal hasil obligasi lebih tinggi Amerika Serikat dikombinasikan dengan target pertumbuhan terendah di Tiongkok dalam 30 tahun untuk mendukung greenback. Indeks Dolar AS – yang melacak greenback terhadap sejumlah mata uang – naik 0,02% menjadi 96,70 pada pukul 11.50 WIB. Imbal hasil AS ditarik dari puncaknya pada akhir Januari tetapi permintaan untuk dolar tetap kuat.…

Details

Gagal Capai Kesepakatan dengan AS, Kim Jong-un Segera Merapat ke Rusia?

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akan mengunjungi Rusia, menurut sekretaris pers presiden Rusia yang tidak berbagi tanggal atau rincian lain tentang rencana lawatan itu. “Kunjungan semacam itu memang ada dalam agenda,” kata Dmitry Peskov. “Kami berharap tanggal dan tempat yang tepat akan ditentukan melalui saluran diplomatik dalam waktu dekat,” demikian seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (5/3/2019). Belum…

Details

Ekonomi Lesu, China Pangkas Pajak Hingga Miliaran Dolar

China berencana memangkas pajak senilai miliaran dolar AS, mendorong investasi di sektor infrastruktur, dan meningkatkan pinjaman kepada UMKM sebagai stimulus guna mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Tahun lalu, perekonomian China tumbuh melambat, bahkan paling rendah dalam hampir 30 tahun terakhir. Perdana Menteri China Li Keqiang menjelaskan pertumbuhan ekonomi pada tahun ini akan berada di kisaran 6 hingga 6,5…

Details

Minyak Terkerek Optimisme Berakhirnya Perang Dagang AS-China

Harga minyak mentah dunia menguat sekitar 1 persen pada perdagangan Senin (4/3), waktu Amerika Serikat (AS). Penguatan dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap perundingan damai perang dagang yang terjadi antara AS dan China. Selain itu, penguatan juga tertopang oleh sentimen pemangkasan produksi minyak mentah yang dilakukan Rusia. Dilansir dari Reuters, Selasa (5/3), harga minyak mentah berjangka Brent menguat…

Details

Permintaan Berkurang, Harga Minyak Terkoreksi Lagi

Harga minyak mentah pada perdagangan pagi hari ini (5/3/2019) masih berada di zona merah. Hingga pukul 09:00 WIB, harga minyak jenis Brent kontrak Mei melemah 0,11% e posisi US$ 65,6/barel, setelah naik 0,92% kemarin (4/3/2019). Sedangkan harga minyak jenis lightsweet (WTI) turun 0,23% ke level US$ 56,46/barel, setelah melesat 1,42% pada perdagangan kemarin. Selama sepekan,…

Details

Sepi Sentimen, Sulit Cari Cuan dari Emas

  Pergerakan harga emas berjangka di bursa COMEX pada pagi hari ini (5/3/2019) masih cenderung terbatas. Hingga pukul 09:00 WIB, harga emas kontrak April masih naik sebesar 0,03% ke level US$ 1.287,9/troy ounce, setelah amblas 0,9% pada perdagangan kemarin (4/3/2019). Selama sepekan, harga emas telah berkurang 2,52% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun, harga logam mulia…

Details

Negeri Bollywood Genjot Produksi, Harga CPO Anjlok

Harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada perdagangan kemarin, Senin (4/3/2019), ditutup melemah 1,83% di posisi MYR 2.149/ton atau US$ 527,49/ton setelah naik hingga 3,21% pada akhir pekan lalu. Selama sepekan atau point-to-point, harga CPO masih terkoreksi 2,89%, sedangkan sejak awal tahun, harga komoditas agrikultur andalan Indonesia dan Malaysia ini masih tercatat naik…

Details

Sudah Menguat di Kurs Tengah BI, Rupiah Siap Bangkit di Spot?

Setelah 4 hari berturut-turut melemah, akhirnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kurs tengah Bank Indonesia (BI) mampu menguat tipis. Namun di kurs, acuan rupiah masih melemah di hadapan greenback dan menuju pelemahan 5 hari beruntun. Pada Selasa (5/3/2019), kurs tengah BI atau kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor berada di…

Details

Ekonomi China Lesu, Bursa Hong Kong Stagnan

Bursa saham Hong Kong hampir tidak mencatatkan pergerakan pada jeda perdagangan Selasa (5/3/2019. Para investor tengah menantikan perkembangan terbaru dari pembicaraan perdagangan China-Amerika Serikat (AS) saat Beijing meluncurkan rencana pemotongan pajak besar-besaran demi mendorong pertumbuhan ekonominya akan diperkirakan terus melambat di 2019. Indeks Hang Seng turun tipis 8,82 poin menjadi 28.950,77 saat jeda perdagangan siang, dilansir…

Details

Emiten-emiten Ini Diuntungkan Perdagangan Bebas RI-Australia

Waktu 8 tahun bisa terasa singkat, tetapi jika dibeberkan dan dibulatkan maka baru akan terlihat ada 2.920 hari di sana. Waktu itulah yang harus dilewati Indonesia-Australia dalam negosiasi Perjanjian Kerjasama Ekonomi Komprehensif (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA) hingga akhirnya difinalkan kemarin. Dampak dari hasil penantian panjang itu adalah pembebasan tarif impor pada 7.000 pos tarif dari…

Details

Damai Dagang Sudah Basi atau Masih Bisa ‘Dimakan’ Nih?

Pasar keuangan Indonesia kompak mengalami koreksi pada perdagangan kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar rupiah, sampai harga obligasi pemerintah semuanya melemah. Kemarin, IHSG ditutup turun 0,18%. Padahal indeks saham utama Asia mayoritas menguat bahkan cukup signifikan, misalya Nikkei 225 (1,02%) dan Shanghai Composite (1,12%). Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup…

Details