Cadangan Menipis, Harga CPO Berpotensi Menguat

  Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) berjangka kontrak Juni ditutup melemah hingga 1,08% ke posisi MYR 2.200/ton pada perdagangan Senin (8/4/2019) kemarin. Pelemahan harga terjadi setelah lima hari perdagangan berturut-turut ditutup di zona hijau. Harga minyak kedelai di bursa Chicago yang turun kemarin menjadi salah satu penyebab melemahnya harga CPO. Pasalnya minyak kedelai merupakan…

Details

Konflik Bersenjata Libya Picu Kenaikan Harga Minyak

  Harga minyak dunia meroket pasca konflik bersenjata yang kembali pecah di salah satu negara penghasil minyak, Libya. Konflik tersebut membuat pasokan minyak dari Libya akan sulit untuk keluar. Membuat peredaran minyak mentah di pasar global semakin seret. Alhasil pada perdagangan Senin (8/4/2019) harga minyak Brent naik 1,08%, sedangkan jenis light sweet (WTI) meroket hingga…

Details

Data Ekonomi AS Mengecewakan, Kesempatan Beli Emas

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (9/4/2019) terus menguat sebagai respon atas data perekonomian negara-negara raksasa ekonomi yang buruk. Hingga pukul 9:30 WIB, harga emas berjangka di bursa New York Commodity Exchange (COMEX) naik 0,01% ke posisi US$ 1.302/troy ounce, setelah menguat 0,45% sehari sebelumnya. Adapun harga emas di pasar spot juga terangkat 0,08%…

Details

Bertahan di Zona Hijau, IHSG Naik 0,78% Sesi I

Dibuka menguat 0,14%, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi 1 dengan penguatan sebesar 0,78% ke level 6.475,63. IHSG tak pernah sekalipun merasakan pahitnya zona merah pada perdagangan hari ini. IHSG berhasil bangkit selepas kemarin (8/4/2019) sempat melemah lebih dari 1% pada saat perdagangan intraday dan ditutup melemah 0,75%. Kinerja IHSG senada dengan mayoritas…

Details

Dilema Rupiah: Dolar AS Lemah, Tapi Harga Minyak Melonjak

Pasar keuangan Indonesia menderita koreksi pada perdagangan kemarin. Setelah penguatan pekan lalu, koreksi menjadi sebuah keniscayaan dan kebetulan terjadi kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (8/4/2019) ditutup melemah 0,75%. Lumayan dalam, tetapi lebih baik karena IHSG sempat terkoreksi di kisaran 1%. Sementara nilai tukar rupiah melemah 0,28% terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah…

Details

Data Ekonomi AS & Situasi Politik Inggris Untungkan Yen

Mata uang yen Jepang masih menunjukkan kekuatannya di hadapan dolar AS, pada perdagangan hari ini Selasa (9/4/19) pukul 10:55 WIB, yen diperdagangkan di kisaran 111,37/US$ atau menguat (USD/JPY bergerak turun) dibandingkan penutupan Senin (8/4/19) di level 111,64/US$. Di waktu yang sama yen terhadap poundsterling diperdagangkan di kisaran 145,61/GBP. Kembali munculnya potensi pelambatan ekonomi di AS…

Details

Kabar Baik Datang dari Meja Perundingan Dagang AS-China

  Para pejabat Amerika Serikat (AS) dan China merampungkan putaran perundingan dagang terbaru mereka, Jumat (5/4/2019), dan dijadwalkan akan kembali melanjutkan pembicaraan mereka pekan ini. Perundingan tersebut diadakan untuk merumuskan perjanjian yang akan mengakhiri perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia yang telah mengguncang pasar keuangan global. Kedua belah pihak tidak menjelaskan detail hasil perundingan…

Details

Sudah 5 Hari Menguat, Akankah Harga CPO Naik Hari Ini?

  Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives Exchange melesat hingga 5,6% pada pekan lalu. Bahkan selama lima hari perdagangan (1-5/4/2019) harga CPO selalu ditutup di zona hijau. Penyebab utamanya adalah harapan pelaku pasar akan stok minyak sawit di Malaysia yang semakin berkurang pada Maret. Pada Jumat (5/4/2019), Reuters memperkirakan stok…

Details

Permintaan China dan India Meningkat, Harga Emas Terdongkrak

  Harga emas dunia kembali merangkak naik pada perdagangan hari Senin (8/4/2019) akibat permintaan yang konsumen China dan India yang meningkat. Optimisme damai dagang Amerika Serikat (AS)-China yang semakin tinggi membuat konsumen di China kembali gencar memburu emas batangan. “Permintaan di China naik karena ada perkembangan positif dari dialog AS dan China [perihal perdagangan],” ujar…

Details

Yield Obligasi AS Kembali Turun, Euro Dongkel Dolar

Mata uang euro yang mencatat penurunan tiga pekan beruntun pada minggu lalu kini berbalik menekan dolar AS. Meski sempat melemah saat perdagangan Senin (8/4/19) dibuka, namun perlahan euro berhasil membalikkan keadaan. Mengutip kuotasi MetaTrader 5, pada pukul 12:38 WIB, euro diperdagangkan di kisaran US$ 1,1227 atau menguat sekitar 0,12%. Yield obligasi AS tenor 10 tahun…

Details