Analisa Fundamental Untuk Pasar Modal

Analisa Fundamental adalah studi tentang ekonomi, industri, dan kondisi perusahaan untuk memperhitungkan nilai dari saham perusahaan. Analisa fundamental menitikberatkan pada data-data kunci dalam laporan keuangan perusahaan untuk memperhitungkan apakah harga saham sudah di apresiasi secara akurat.

Secara umum untuk menganalisa perusahaan dengan menggunakan analisa fundamental terdiri dari 4 langkah yaitu:

Menghitung kondisi ekonomi secara keseluruhan

Kondisi ekonomi dipelajari untuk memperhitungkan jika kondisi ekonomi secara keseluruhan baik untuk pasar saham. Apakah tingkat inflasi tinggi atau rendah? Apakah suku bunga naik atau turun? Apakah konsumen yakin atau ragu-ragu dalam mengeluarkan uang? Apakah neraca perdagangan untung atau rugi? Apakah supply uang naik atau turun? Ini adalah sebagian pertanyaan seorang fundamental analis menanyakan untuk memperhitungkan jika kondisi ekonomi secara keseluruhan baik untuk pasar saham.

Menghitung kondisi industri secara keseluruhan

Industri di mana perusahaan berada secara langsung mempengaruhi masa depan perusahaan tersebut. Bahkan saham yang paling baik pun dapat menghasilkan pengembalian yang pas-pasan jika mereka berada dalam industri yang sedang payah . Biasanya saham yang lemah dalam industri yang kuat lebih disukai daripada saham yang kuat dalam industri yang lemah.

Menghitung kondisi perusahaan

Setelah melihat dari sisi ekonomi dan industri kita perlu memperhitungkan kesehatan keuangan sebuah perusahaan. Jika sebuah perusahaan yang telah kita analisa secara ekonomi dan industri itu baik tapi kita tidak menghitung kondisi perusahaan tersebut maka akan sia-sia lah semua analisa fundamental yang kita lakukan. Karena pasar saham adalah pasar ekspektasi dimana semua pemegang saham mengharapkan perusahaannya selalu menghasilkan laba yang pada akhirnya laba ini akan di bagikan kepada pemegang saham yang kita kenal dengan istilah deviden. Walaupun tidak semua pemegang saham tidak mengharapkan pembagian deviden ini karena pada dasarnya keuntungan yang diperoleh dari permainan saham ini bukan hanya deviden, tetapi ada juga yang di sebut dengan capital gain yaitu keuntungan yang diperoleh dari fluktuasi harga saham yang biasanya diharapkan oleh investor yang memiliki time horizon yang pendek. Menghitung kondisi perusahaan biasanya dilakukan dengan menggunakan rasio-rasio keuangan. Rasio secara garis besar di bagi dalam 5 kategori utama antara lain, yaitu : profitability (keuntungan), price (harga), liquidity (likuiditas), leverage (dukungan), dan efficiensi (efisiensi).

Analisa Fundamental untuk Pasar Uang & Emas

Analisa Fundamental adalah studi tentang ekonomi, politik, keuangan, untuk memperhitungkan nilai tukar mata uang suatu negara terhadap nilai tukar mata uang negara lain. Setiap berita baik yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan ekonomi dapat merupakan suatu faktor fundamental yang penting untuk dicermati. Berita-berita itu dapat berupa berita yang menyangkut perubahan ekonomi, perubahan tingkat suku bunga, pemilihan presiden, pemberontakan dalam suatu pemerintahan negara, bencana alam, dan lain-lain. Faktor-faktor fundamental yang sifatnya luas dan kompleks tersebut dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori besar, yaitu :

  1. Faktor Ekonomi

Dalam menganaisa faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi fundamental perekonomian suatu negara, indikator ekonomi adalah salah satu faktor yang tidak dapat dipisahkan dan merupakan bagian penting dari keseluruhan faktor fundamental itu sendiri.

  1. Faktor Politik

Faktor politik, sebagai salah satu alat indikator untuk memprediksi pergerakan nilai tukar, sangat sulit untuk diketahui timing/waktu terjadinya secara pasti dan untuk ditentukan dampaknya terhadap fluktuasi nilai tukar. Ada kalanya suatu perkembangan politik berdampak pada pergerakan nilai tukar, namun ada kalanya tidak membawa dampak apa pun terhadap pergerakan nilai tukar.

  1. Faktor Keuangan

Faktor keuangan sangat penting dalam melakukan Analisa Fundamental. Adanya perubahan dalam kebijakan moneter dan fiskal yang diterapkan oleh pemerintah, terutama dalam hal kebijakan yang menyangkut perubahan tingkat suku bunga, akan membawa dampak signifikan terhadap perubahan dalam fundamental ekonomi. Perubahan kebijakan ini juga mempengaruhi nilai mata uang. Tingkat suku bunga adalah penentu untama nilai tukar suatu mata uang selain indikator lainnya seperti jumlah uang yang beredar. Aturan umum mengenai kebijakan tingkat suku bunga tingkat suku bunga ini adalah semakin tinggi tingkat suku bunga semakin kuat nilai tukar mata uang. Namun, kadang kala terdapat salah pegertian bahwa kenaikan tingkat uku bunga secara otomatis akan memicu menguatnya nilai tukar maa uang domentik. Perhatian terhadap suku bunga ini terutama harus dipusatkan pada tingkat suku bunga riil, bukan pada tingkat suku bunga nominal. Ini karena perhitungan tingkat suku bunga riil telah menyertakan variabel tingkat inflasi di dalamnya.

  1. Faktor Eksternal

Faktor eksternal dapat membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap nilai tukar suatu negara. Perubahan ekonomi yang terjadi dalam suatu negara dapat membawa dampak (regional effect) bagi perekonomian negara-negara lain yang terdapat dalam kawasan yang sama. Dalam era global asset allocation, arus portofolio modal tidak lagi mengenal batas-batas wilayah negara. para fund manager, investor, dan hedge funds yang melakukan investasi secara global, sangat mencermati perubahan ekonomi, bukan hanya dalam lingkup satu negara, melainkan juga meluas hingga ke dalam lingkup satu kawasan/regional tertentu.

Balance of Payment

Balance of Payment adalah suatu neraca yang terdiri dari keseluruhan aktivitas transaksi perekonomian internasional suatu negara, baik yang bersifat komersial maupun finansial, dengan negara lain pada suatu periode tertentu. Balance of Payment ini mencerminkan seluruh transaksi antara penduduk, pemerintah dan pengusaha dalam negeri dan pihak luar negeri, seperti transaksi ekspor dan impor, investasi portofolio, transaksi antar Bank Sentral dan lain-lain.

Indikator umum yang sering digunakan adalah neraca perdagangan / current account. Faktor lain yang mempengaruhi neraca pembayaran adalah adanya aliran investasi asing yang masuk ke dalam negeri dalam bentuk Foreign Direct Investment maupun Portofolio Investment. Contoh : surplus neraca perdagangan Jepang terhadap Amerika Serikat pada tahun 1998 memberikan gambaran / indikasi yang jelas terhadap meningkatnya volume permintaan Yen dalam aktifitas perdagangan. Akibatnya nilai tukar Yen terhadap Dollar AS menguat.

Employment

Employment adalah suatu indikator yang dapat memberikan gambaran tentang kondisi riil berbagai sektor ekonomi. Indikator mengenai tingkat kesempatan kerja ini dapat dijadikan sebagai alat untuk menganalisa sehat / tidaknya perekonomian suatu negara. Apabila perekonomian berada dalam keadaan full capacity / kapasitas penuh maka akan tercapai full employment.

Jika keadaan sebaliknya, maka tingkat pengangguran pun akan meningkat. Tingkat employment adalah indikator ekonomi yang sangat penting bagi pasar keuangan pada umumnya dan pasar valuta asing khususnya.
Dibawah ini adalah penjelasan satu persatu, silahkan anda membacanya :

Beige Book
Definisi: Setiap Federal Reverse Bank mengumpulkan informasi anecdotal atas kondisi-kondisi ekonomi distriknya terkini melalui laporan-laporan dari direktur Bank dan Branch serta wawancara dengan para pebisnis kunci, ekonom, ahli pasar, dan sumber-sumber lain. Beige Book menyimpulkan informasi tersebut berdasarkan Distrik dan sektor.

Kegunaan : The Fed menggunakan laporan ini beserta dengan indikator lainnya untuk menentukan kebijakan suku bunga pada pertemuan – pertemuan FOMC. Pertemuan – pertemuan tersebut diadakan setiap dua minggu setelah rilisnya Beige Book
Jika Beige Book menggambarkan tekanan inflasi, the Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga. Sebaliknya jika digambarkan kondisi resesi, the Fed mungkin akan menurunkan suku bunga.

Ketersediaan : Dirilis pada pukul 2:00 pm ET pada hari Rabu kurang dari 2 minggu sebelum pertemuan FOMC.

Frekuensi : 8 kali setahun

Revisi : Data tidak direvisi.

  1. Chicago Purchasing Managers Index (PMI)

Definisi : Sebuah survei atas 5000 konsumen mengenai pandangan mereka terhadap situasi terkini dan perkiraan – perkiraan mengenai kondisi ekonomi yang terjadi.

Kegunaan : Laporan ini terkadang dapat membantu untuk memprediksi perubahan-perubahan tiba – tiba dalam pola – pola konsumsi. Dan karena consumer spending menyumbangkan 2/3 dari total ekonomi, hal tersebut memberikan pandangan mengenai arah pergerakan ekonomi. Namun hanya perubahan – perubahaan indeks sebesar paling tidak 5 poin yang dapat dianggap signifikan.

Ketersediaan : Hari Selasa terakhir bulan berjalan pada pukul 10:00am EDT. Data adalah untuk bulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.
Revisi : Data tersebut direvisi bulanan berdasarkan atas respons survei yang lebih lengkap. Faktor – faktor musimam diupdate secara periodik. Signifikansi dari revisi tersebut rendah.

 

  1. Consumer Confidence Index

Definisi : Didasarkan dari survei atas lebih dari 2000 purchasing managers berkaitan dengan industri manufaktur di area Chicago yang distribusi perusahaan manufakturnya mencerminkan distribusi nasional.

Kegunaan : Bersamaan dengan Philadelphia Fed Index, PMI membantu menghasilkan perkiraan hasil – hasil indeks ISM, yang dirilis pada 1 hari kerja setelahnya. Indeks ISM adalah sebuah leading indikator atas aktivitas ekonomi rata – rata.
Hasil diatas 50 persen mengindikasikan meluasnya sektor pabrik sementara dibawah 50 mengindikasikan kontraksi.

Ketersediaan : Hari kerja terakhir pada bulan yang berkaitan pada pukul 10:00 am ET. Data adalah untuk bulan yang bersangkutan.

Frekuensi : Bulanan

Revisi : Data tersebut direvisi sekali dalam setahun. Signifikan revisinya rendah.

  1. Consumer Confidence Index

Definisi : Sebuah indeks yang mengukur perubahaan harga sekumpulan goods and services seperti contohnya pangan, energi, papan, sandang, transportasi, medical care, hiburan, dan edukasi. Juga dikenal sebagai indeks cost – of – living.

Kegunaan : Sangatlah penting untuk memonitor CPI diluar harga – harga pangan dan energi untuk mengetahui stabilitas bulanan. Hal ini sering direferensikan sebagai “core CPI” dan memberikan pandangan yang lebih jelas mengenai trend inflasi yang berlangsung.
Perubahaan rate core CPI merupakan salah satu ukuran kunci terhadap inflasi bagi ekonomi AS. Tekanan inflasi terjadi ketika core CPI mencatatkan gain yang lebih besar dari perkiraan.

Ketersediaan : Sekitar tanggal 13 bulan berjalan pada pukul 8:30 am ET. Data adalah untuk sebulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan
Revisi : Faktor – faktor musiman diupdate di bulan Februari dengan adanya rilis data bulan Januari. Revisi tersebut memberikan dampak terhadap data 5 tahun terakhir. Signifikansi rendah.

 

  1. Durable Goods Orders

Definisi : Merupakan nama resmi untuk Advance Report on Durable Goods Manufacturers? Shipments and Orders. Laporan ini merupakan indeks pemerintah yang mengukur volume dollar atas orders, shipments, dan unfilled orders atas durable goods. Durable goods adalah barang –barang baru ataupun bekas dengan harapan hidup sebesar 3 tahun atau lebih. Para analis biasanya tidak mengikut sertakan orders pertahanan dan transportasi karena volatilitasnya.

Kegunaan : Laporan ini memberikan kita informasi mengenai kuatnya demand atas US manufactured durable goods, baik dari sumber – sumber domestik dan luar negeri. Ketika indeks ini meningkat, hal tersebut menggambarkan kuatnya demand, yang kemungkinan akan menghasilkan kenaikan produksi dan tenaga kerja. Indeks yang melemah menggambarkan hal yang berlawanan.
Hal ini juga merupakan salah satu indikator terawal atas demand konsumen dan bisnis untuk equipment. Naiknya pengeluaran atas investment goods mengurangi prospek inflasi.

Ketersediaan : Sekitar tanggal 26 bulan berjalan pada pukul 8:30 am ET. Data adalah untuk sebulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data tersebut direvisi per bulanan untuk dua bulan sebelumnya untuk merefleksikan informasi yang lebih lengkap. Faktor – faktor adjustment musiman baru diperkenalkan setiap tahun. Revisi tersebut memberikan dampak terhadap paling tidak data selama 3 tahun. Signifikansi revisi tersebut dapat menjadi substansial.

  1. Employment Cost Index (ECI)

Definisi : ECI didesain untuk mengukur perubahaan cost of labor, termasuk upah dan salary sebagaimana juga benefits.

Kegunaan : Penting untuk mengevaluasi tren upah dan resiko inflasi upah. Jika inflasi upah mengancam, kemungkinan suku bunga akan naik, kemudian harga-harga obligasi dan saham akan jatuh.

Ketersediaan : Hari kerja terakhir di bulan Januari, April, Juli, dan Oktober pada pukul 8:30 am ET. Data adalah untuk satu kuartal sebelumnya.

Frekuensi : Kuartalan

Revisi : Faktor – faktor penyesuaian musiman baru diperkenalkan setiap tahun. Revisi ini memberikan dampak terhadap paling tidak data selama 5 tahun. Signifikansi revisi ini dapat menjadi substansial.

  1. Employment Situation / Non – Farm Payroll

Definisi : Hal ini melaporkan daftar – daftar angka payroll jobs pada bisnis – bisnis non – pertanian dan agen – agen pemerintahan. Tingkat pengangguran, rata – rata earnings perjam dan perminggu, serta panjangnya rata – rata work week juga dicatatkan pada laporan tersebut. Rilis data ini merupakan statistik ekonomi yang paling diamati secara ketat karena faktor timeliness, akurasi, dan pentingnya sebagai sebuah indikator aktivitas ekonomi. Jadi, laporan ini memainkan peranan yang besar dalam memberikan pengaruh pada psikologi pasar keuangan pada bulan berjalan.

Kegunaan : Non – farm payroll adalah indikator coindicdent atas pertumbuhan ekonomi. Semakin besar kenaikan dalam employment, semakin cepat total pertumbuhan ekonomi.

Tingkat pengangguran yang menguat dihubungkan dengan ekonomi yang berkontraksi dan turunnya suku bunga. Sebaliknya, penurunan pada tingkat pengangguran dihubungkan dengan perluasan ekonomi dan secara potensial meningkatnya suku bunga. Ketakutan akan jatuhnya upah apabila tingkat pengangguran menjadi terlalu rendah dan para pekerja sulit untuk ditemukan. Ekonomi tersebut dianggap berada pada full employment ketika tingkat pengangguran berada antara 5,5 persen dan 6,0 persen.

Jika rata-rata earnings menguat tajam, mungkin akan menjadi indikasi inflasi potensial.

Ketika trend rata – rata work week tinggi, hal tersebut kemungkinan menggambarkan kenaikan employment tambahan.

Ketersediaan : Hari Jumat pertama bulan berjalan pada pukul 8:30 am ET. Data adalah untuk sebulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data direvisi per bulan untuk sebulan sebelumnya. Revisi – revisi ini terkadang dapat menjadi substansial. Juga terdapat revisi tahunan di bulan Juni.

  1. Existing Home Sales

Definisi : Merupakan laporan yang mengukur tingkat penjualan pre – owned houses. Dianggap sebagai indikator yang lumayan signifikan atas aktivitas di sektor perumahan.

Kegunaan : Tidak hanya memberikan ukuran permintaan perumahan namun juga momentum ekonomi. Orang – orang harus secara keuangan percaya diri untuk dapat membeli sebuah rumah.

Ketersediaan : Pada tanggal 25 bulan berjalan (atau pada hari kerja pertama sesudahnya) pada pukul 10:00am ET. Data adalah untuk sebulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data tersebut direvisi per bulan untuk bulan sebelumnya. Revisi – revisi tersebut dapat menjadi subyek terhadap perubahan – perubahan substansial. Juga terdapat revisi tahunan untuk 3 tahun kebelakang. Benchmark utama dilaporkan setiap 10 tahun.

  1. Gross Domestic Product (GDP)

Definisi : GDP mengukur nilai dollar atas keseluruhan produk dan jasa yang dihasilkan dalam kawasan AS, tidak peduli siapa yang memiliki aset – asetnya ataupun kebangsaan tenaga kerja yang dipergunakan untuk menghasilkan output tersebut.

Data tersedia dalam dollar riil dan nominal. Para investor selalu memonitor tingkat pertumbuhan riil karena mereka disesuaikan terhadap inflasi.

Kegunaan : Merupakan pengukuran komprehensif atas performa ekonomi AS. Pertumbuhan GDP yang sehat adalah antara 2,0 persen hingga 2,5 persen (ketika tingkat pengangguran antara 5,5 persen dan 6,0 persen). Hal ini berarti terjadi kuatnya pendapatan korporat yang merupakan sesuatu yang baik bagi pasar saham.

Pertumbuhan GDP yang lebih besar akan menyebabkan akselerasi inflasi, sementara yang lebih rendah mengindikasikan lemahnya ekonomi.

Ketersediaan : Minggu ketiga atau keempat bulan berjalan pada pukul 8:30am ET untuk kuartal sebelumnya, dengan revisi – revisi rilis pada bulan – bulan kedua dan ketiga kuartal berjalan.

Frekuensi : Kuartalan.

Revisi : Estimasi terevisi dirilis pada bulan – bulan kedua dan ketiga berdasarkan basis kuartalan untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap. Benchmark data dan faktor – faktor penyesuaian musiman baru diperkenalkan di bulan Juli dengan rilisnya data kuartal kedua. Revisi ini berdampak terhadap data selama paling tidak 3 tahun. Signifikansinya lumayan besar.

  1. Housing Starts and Building Permits

Definisi : Sebuah ukuran jumlah unit residensial dimana konstruksi dimulai setiap bulan.

Kegunaan : Dipergunakan untuk memprediksi perubahan – perubahan GSP. Investasi residensial merepresentasikan hanya sebesar 4 persen level GDP, disebabkan oleh volatilitasnya yang seringkali merepresentasikan perubahan – perubahan porsi yang lebih tinggi terhadap GDP selama periode waktu yang relatif singkat.

Ketersediaan : Sekitar tanggal 16 bulan berjalanan pada pukul 8:30am ET. Data adalah untuk bulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data tersebut direvisi per bulan untuk dua bulan sebelumnya dengan tujuan menggabungkan informasi yang lebih lengkap. Faktor – faktor penyesuaian musiman baru diperkenalkan di bulan Februari dengan rilisnya data Januari. Revisi ini berdampak atas paling tidak data selama 3 tahun, namun signifikansinya biasanya kecil.

  1. Industrial Production and Capacity Utilization

Definisi : Indeks Industrial Production merupakan sebuah chain – weight measurement atas output fisik pabrik – pabrik negara tersebut, pertambangan dan utilitas. Tingkat utilisasi kapasitas mengukur proporsi kapasitas pabrik dan equipment yang dipergunakan dalam produksi oleh industri – industri tersebut.

Kegunaan : Sektor industri ekonomi hanya mempresentasikan sekitar 25 persen GDP, perubahan – perubahan pada GDP terkonsentrasi pada sektor industri. Oleh karena itu, perubahan – perubahan pada The Index of Industrial Production menyediakan informasi yang berguna mengenai pertumbuhan terakhir GDP.
Para investor menggunakan tingkat utilisasi kapasitas sebagai indikator sebuah inflasi. Jika sampai diatas level 85 persen, tekanan – tekanan inflasi berarti terbentuk.

Ketersediaan : Sekitar tanggal 15 bulan berjalan pada pukul 9:15am ET. Data adalah untuk bulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data direvisi per bulan untuk tiga bulan sebelumnya untuk merefleksikan informasi yang lebih lengkap. Faktor – faktor penyesuaian musiman baru diperkenalkan di bulan Desember. Revisi tersebut berdampak atas paling tidak data selama 3 tahun. Signifikansinya lumayan.

  1. Initial Claims

Definisi : Sebuah indeks pemerintah yang mencatatkan jumlah orang yang mengajukan klaim pertama kali atas asuransi pengangguran negara.

Kegunaan : Para investor menggunakan rata – rata pergerakan empat mingguan indikator ini untuk memprediksi trend – trend pasar tenaga kerja. Sebuah pergerakan klaim sebesar 30.000 atau lebih menunjukkan sebuah perubahan substansial pada pertumbuhan pekerjaan. Ingat bahwa semakin rendah jumlah klaim, semakin kuat pasar tenaga kerja, dan juga sebaliknya.

Ketersediaan : Hari Kamis pada pukul 8:30am ET. Data adalah untuk minggu yang mengakhiri hari Sabtu sebelumnya.

Frekuensi : Mingguan.

Revisi : Angka – angka terevisi untuk minggu sebelumnya dirilis setiap hari Kamis. Signifikansi revisi – revisi tersebut lumayan besar.

  1. ISM Manufacturing Index

Definisi : ISM Manufacturing Index didasarkan atas survei terhadap 300 purchasing managers yang tersebar di AS yang merepresentasikan 20 industri mengenai aktivitas manufaktur. Hal tersebut mengcover indiaktor – indikator seperti new orders, produksi, employment, inventories, waktu delivery, harga – harga, eksport orders, dan import orders.

Kegunaan : Dianggap sebagai raja dari semua data manufaktur. Angka sebesar 50 persen atau diatasnya biasanya dihubungkan dengan sebuah perluasan sektor manufaktur dan sebuah ekonomi yang sehat, sementara angka dibawah 50 persen dihubungkan dengan kontraksi.

Sebagai tambahan, komponen – komponen sub nya yang beragam menyediakan informasi berguna mengenai aktivitas manufaktur. Komponen produksi dihubungkan dengan produksi industri, new orders to durable goods orders, employment to factory payrolls, prices to producer prices, export orders to merchandise trade eksports and imports orders to merchandise imports.

Indeks tersebut secara musimam disesuaikan bagi efek – efek variasi dalam tahun berjalan, perbedaan – perbedaan disebabkan oleh hari – hari libur dan perubahan – perubahan institusional.

Ketersediaan : Pada hari kerja pertama bulan berjalan pada pukul 10:00 am ET. Data adalah untuk sebulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data tersebut tidak direvisi.

  1. ISM Services Index

Definisi : Juga dikenal sebagai Non-Manufacturing ISM. Indeks ini didasarkan atas survei atas kira – kira 370 purchasing executives dalam industri – industri termasuk keuangan, asuransi, real estate, komunikasi, dan utilitas. Survei tersebut melaporkan aktivitas bisnis dalam sektor jasa.

Kegunaan : Angka diatas 50 persen mengindikasikan perluasan komponen – komponen non – manufaktur ekonomi. Sementara angka dibawah 50 persen mengindikasikan kontraksi.

Indeks tersebut secara musiman direvisi sebagai efek – efek variasi dalam tahun berjalan, perbedaan-perbedaan disebabkan oleh liburan – liburan dan perubahan – perubahan institusional.

Indeks ini merupakan sebuah indeks baru, tercipta di tahun 1997 sehingga tidak secara ketat diperhatikan sepenting ISM Manufacturing Index oleh para investor, yang sudah dimulai semenjak tahun 1940an.

Ketersediaan : Pada hari kerja ketiga bulan berjalan pada pukul 10:00am ET. Data adalah untuk sebulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data tersebut tidak direvisi

  1. New Home Sales

Definisi : Juga dikenal sebagai New Single-Family Houses Sold. Laporan ini berdasarkan atas wawancara kepada sekitar 10.000 builders atau pemilik sekitar 15.000 proyek bangunan terpilih. Mengukur angka perumahan yang baru dibangun dengan penjualan komitmen pada bulan yang berjalan.

Kegunaan : Dianggap sebagai ukuran yang baik atas spending jangka pendek untuk item – item yang berhubungan dengan perumahan dan juga atas consumer spending secara umum. Namun, para investor lebih menyukai laporan existing home sales, yang menyumbangkan sekitar 84 persen atas seluruh papan yang terjual dan dirilis lebih awal pada bulan yang berjalan.

Ketersediaan : Sekitar hari kerja terakhir bulan berjalan pada pukul 10:00am ET. Data adalah untuk bulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data direvisi secara bulanan untuk bulan sebelumnya.

  1. Personal Income and Consumption

Definisi : Juga dikenal sebagai Personal Income and Outlays. Personal Income merepresentasikan income yang diterima oleh rumah tangga dari seluruh sumber, termasuk employment, self-employment, investasi, dan pembayaran transfer.

Personal Outlays adalah consumer spending yang dibagi kedalam durable goods, non-durable goods, and jasa – jasa.

Kegunaan : Income merupakan penentu besar spending (Konsumen AS menghabiskan kira – kira 95 sen untuk setiap dollar baru) dan consumer spending menyumbangkan 2/3 dari ekonomi. Spending yang lebih besar mendorong profit korporat dan memberikan keuntungan bagi pasar saham.

Ketersediaan : Hari kerja pertama bulan berjalan pada pukul 8:30 am ET. Data adalah untuk dua bulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data untuk tiga bulan awal direvisi perbulan untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap. Faktor – faktor penyesuaian baru diperkenalkan di bulan Juni. Revisi ini berdampak atas paling tidak data selama 5 tahun. Signifikansinya lumayan besar.

  1. Philadelphia Fed

Definisi : Indeks manufaktur regional yang mencangkup Pennsylvania, New Jersey, dan Delaware. Wialyah tersebut merepresentasikan seksi silang yang cukup atas aktivitas manufaktur nasional.

Kegunaan : Angka diatas 50 mengindikasikan sektor pabrik yang meluas, sementara dibawah 50 mengindikasikan kontraksi.

Bersamaan dengan Chicago Purchasing Manager Index, membantu melakukan forecast hasil – hasil ISM index. ISM Index adalah indikator utama atas aktivitas ekonomi rata – rata.

Ketersediaan : hari Kamis ketiga bulan berjalan pada pukul 10:00am ET. Data adalah untuk bulan berjalan.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Faktor – faktor penyesuaian baru diperkenalkan pada awal tiap tahun. Signifikansinya lumayan besar.

  1. Producer Price Index (PPI)

Definisi : PPI mengukur rata – rata harga untuk sebuah kumpulan tetap modal dan consumer goods pada level grosir. Terdapat tiga struktur publikasi utama untuk PPI : industri, komoditas, dan stage-of-processing.

Kegunaan : Sangatlah penting untuk memonitor PPI diluar harga – harga pangan dan energi untuk mengetahui stabilitas bulanan. Hal ini direferensikan sebagai “core PPI” dan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai trend inflasi yang berjalan.

Perubahan – perubahan pada core PPI dianggap sebagai awal dari inflasi harga konsumen. Tekanan inflasi dihasilkan ketika core PPI mencatatkan gain yang leibh besar dari harapan.

Ketersediaan : Sekitar tanggal 11 setiap bulan pada pukul 8:30am ET. Data adalah untuk satu bulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data untuk tiga bulan awal direvisi per bulan untuk menggabungkan informasi yang lebih lengkap. Faktor – faktor penyesuaian musiman baru diperkenalkan di bulan Februari. Revisi ini berdampak atas paling tidak data selama 5 tahun. Signifikansinya kecil.

  1. Retail Sales

Definisi : Indeks ini mengukur total penjualan barang – barang oleh seluruh retailer di AS (penjualan jasa tidak dimasukkan). Angka – angka tersebut adalah dalam bentuk dollar saat tersebut, yaitu tidak disesuaikan untuk inflasi. Namun, data disesuaikan untuk musiman, liburan, dan perbedaan – perbedaan trading-day antara bulan – bulan dalam tahun berjalan.

Kegunaan : Dianggap sebagai indikator paling timely atas pola spending konsumen yang luas. Memberikan bentuk trend diantara tipe – tipe retailerse. Trend – trend tersebut dapat membantu menemukan kesempatan investasi yang spesifik.

Sangatlah penting untuk memonitor retail sales diluar auto dan truk untuk menghindari pergerakan volatilitas ekstrim.

Ketersediaan : Sekitar tanggal 12 bulan berjalan pada pukul 8:30am ET. Data adalah untuk satu bulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data untuk 2 bulan awal direvisi per bulan untuk mengumpulkan informasi yang lebih lengkap. Faktor – faktor penyesuaian musiman baru diperkenalkan di bulan Februari. Revisi tersebut berdampak atas paling tidak data selama 3 tahun. Signifikansinya menengah.

  1. International Trade

Definisi : Laporan ini mengukur perbedaan antara ekspor dan impor atas barang – barang dan jasa-jasa AS.

Kegunaan : Import dan ekspor adalah komponen penting atas ektivitas ekonomi agregat, merepresentasikan kuota 14 dan 12 persen dari GDP. Biasanya, ekspor yang menguat merupakan sesuatu yang bullish bagi pendapatan korporat dan pasar saham.

Perubahan – perubahan dalam trade balance dengan negara tertentu dapat menghasilkan implikasi atas foreks dan kebijakan dengan partner perdagangan tersebut, sehingga laporan ini juga penting bagi para investor yang tertarik untuk melakukan diversifikasi secara global.

Ketersedian : Sekitar tanggal 19 bulan berjalan pada pukul 8:30am ET. Data adalah untuk dua bulan sebelumnya.

Frekuensi : Bulanan.

Revisi : Data untuk 3 bulan awal direvisi per bulan untuk menggabungkan informasi yang lebih lengkap. Faktor – faktor penyesuaian musiman baru diperkenalkan di bulan Juli. Revisi tersebut berdampak atas paling tidak data selama 3 tahun. Signifikansinya kecil.

Definisi Singkat Beberapa Data Fundamental Perekonomian

Interest Rate / Suku Bunga Bank Central masing – masing Negara