Derivative Trading / Perdagangan Berjangka sering disebut sebagai kegiatan yang beresiko, komplek, dan sangat bergejolak, sehigga hanya cocok bagi orang yang memiliki keterampilan bisnis yang tinggi. Karenanya, sebelum melibatkan diri dalam kegiatan ini, anda terlebih dahulu harus :

Mempertimbangkan pengalaman Anda di bidang finansial, tujuan, sumber keuangan Anda, dan seberapa besar kesiapan menderita rugi yang diperhitungkan dari pembayaran pertama Anda tanpa mengganggu ekonomi Anda.

Mengerti dan memahami Kontrak Berjangka, serta kewajiban apa saja yang harus dipenuhi bila Anda melakukan perdagangan Kontrak tersebut.

Mengerti dan memahami kemungkinan dihadapinya resiko dan berbagai aspek perdagangan lainnya, sebagaimana yang tercantum dalam Dokumen Pemberitahuan Adanya Resiko (Risk Disclosure Statement), yang disampaikan Pialang Berjangka kepada Anda.

Mengetahui siapa yang dapat/harus dihubungi bila Anda menghadapi masalah atau perlu mengajukan pertanyaan.

Pasar derivative adalah pasar dua arah, dimana nasabah memiliki kesempatan untuk dapat mengambil keuntungan tidak hanya pada saat harga naik tetapi juga pada saat harga turun. Artinya pada saat pasar sedang naik (harga naik) maka nasabah dapat mengambil posisi beli (buy) terlebih dahulu baru kemudian dilikuidasi dengan cara dijual (sell), demikian juga jika pasar sedang turun (harga turun) maka nasabah dapat mengambil posisi jual (sell) dahulu baru kemudian dilikuidasi dengan posisi beli (buy).

Perdagangan berbasis margin membuat transaksi menjadi sederhana, dilakukan dengan dasar roll over yang tidak melibatkan pergerakan dana dalam bentuk apapun. Walaupun terjadi transaksi beli dan jual, nasabah dapat setiap saat melikuidasi posisinya dengan melakukan transaksi jual beli atau sebaliknya. Rekening nasabah akan didebet atau dikredit tergantung apakah hasil likuidasi nasabah mengalami laba atau kerugian.

Initial margin (margin awal) adalah sejumlah uang yang diperlukan pertama kali sebagai tanda ‘itikad baik’ untuk membuka account sebagai akses untuk masuk ke pasar. Sebagaimana anggota dari Bursa Berjangka Jakarta yang dilarang keras untuk memberikan fasilitas kredit bagi nasabah, maka semua account yang dibuka perlu secara penuh ada nilai margin / nominal yang disyaratkan. Margin awal harus disetorkan pada rekening terpisah pialang (segregated account) dan akan dimonitor oleh Lembaga Kliring dari waktu ke waktu.

Leverasi adalah suatu fasilitas atau daya yang diberikan kepada nasabah, sehingga nasabah hanya menggunakan sejumlah kecil margin untuk bisa mentransaksikan sebuah kontrak yang jauh lebih besar. Artinya transaksi derivative (futures) berdasarkan margin yang nilainya relatif sangat kecil (< 10%) dibanding dengan nilai kontrak yang ditransaksikan.

Contoh pada kontrak valuta asing (forex) dengan hanya uang (margin) $1.000 telah dapat melakukan transaksi atas kontrak senilai $ 100.000 jadi margin yang dibutuhkan hanya 1% saja.